Panduan Penggunaan
Semua yang perlu kamu tahu untuk mulai menghitung HPP dan menentukan harga jual dengan NataHarga.
1. Memulai
Setelah membeli, kamu akan menerima email konfirmasi berisi kode lisensi dan tombol untuk lanjut aktivasi. Kalau belum sempat mengaktivasi, buka halaman Masuk, masukkan email pembelianmu, lalu ikuti langkah berikut:
- Masukkan email pembelian → kami kirim kode verifikasi (OTP) 6 digit ke email itu.
- Masukkan kode OTP-nya (berlaku 10 menit).
- Kalau email ini baru pertama kali aktivasi, kamu akan diminta kode lisensi (dari email pembelian) dan nama usaha. Setelah itu akun langsung jadi dan kamu masuk ke dashboard.
Login berikutnya cukup dengan email + OTP — tidak perlu memasukkan kode lisensi lagi. Lupa kode lisensi atau email pembelianmu? Cek di halaman Cek Kode Lisensi.
Begitu masuk pertama kali, kamu akan melihat beberapa produk contoh yang sudah kami isikan supaya langsung kelihatan cara kerjanya — silakan diubah atau dihapus kapan saja.
2. Bahan Baku
Halaman Bahan Baku adalah tempat mencatat semua bahan mentah yang kamu beli: nama, kategori, satuan (gram, kg, ml, liter, pcs, atau lusin), harga beli terakhir, dan stok (opsional, untuk pemantauan).
- Riwayat harga — setiap kali kamu ubah harga beli, NataHarga menyimpan riwayatnya. Klik ikon jam pada suatu bahan baku (atau tap barisnya di HP) untuk melihat kapan dan berapa kali harganya berubah.
- Impor CSV (Paket Lengkap) — kalau bahan bakumu banyak, unggah sekaligus lewat file CSV alih-alih satu per satu. Format kolom yang diharapkan ditampilkan di dalam dialog impornya.
- Bahan baku yang sedang dipakai di resep produk manapun akan menampilkan keterangan "dipakai di N resep" — kalau kamu hapus, resep terkait ikut kehilangan bahan itu dan HPP produknya otomatis dihitung ulang.
3. Produk & Resep
Di halaman Produk, tiap produk punya satu dari tiga jenis:
- Produksi sendiri — dibuat dari bahan baku. HPP dihitung otomatis dari komposisi resepnya.
- Retail (barang jadi) — dibeli lalu dijual lagi. HPP dihitung dari harga beli + biaya tambahan (ongkir, packing, dll).
- Produk Semi-Jadi— sama seperti produksi sendiri, tapi bisa dipakai sebagai salah satu "bahan" di resep produk lain (mis. sirup racikan sendiri yang dipakai di beberapa menu minuman berbeda), dan tetap bisa dijual langsung kalau mau.
Untuk produk Produksi sendiri dan Semi-Jadi, susun komposisinya di bagian Komposisi Bahan (Resep): pilih bahan baku (atau produk semi-jadi lain), jumlah yang dipakai, dan satuannya. Tambahkan juga Biaya Tenaga Kerja & Overhead kalau ada (nominal tetap atau persentase).
Di sisi kanan halaman edit produk, ada Ringkasan HPP yang menampilkan rincian biaya (bahan baku vs tenaga kerja vs overhead) dan HPP per unit — otomatis ter-update begitu kamu mengubah resep atau biaya.
4. Menentukan Harga Jual
Di bagian Target Margin & Harga Jual, isi target margin (%) yang kamu mau. NataHarga akan menampilkan rekomendasi harga jual— klik "Gunakan" untuk langsung memakainya (dibulatkan ke ratusan terdekat), atau isi manual harga jual finalmu sendiri.
Status margin produk ditandai tiga warna: Sehat (hijau), Waspada (kuning, margin mulai tipis), dan Bahaya (merah, margin di bawah ambang batas). Ambang batas ini bisa kamu atur sendiri di menu Pengaturan.
5. Harga per Channel Penjualan (Paket Lengkap)
Kalau kamu jualan lewat beberapa platform (GoFood, GrabFood, ShopeeFood, marketplace, reseller, dll) yang masing-masing potong komisi berbeda, tambahkan channel-channel itu beserta persentase komisinya di Pengaturan. Setiap produk otomatis menampilkan harga yang perlu kamu pasang di tiap channel supaya untung bersihmu tetap sama setelah dipotong komisi platform.
6. Notifikasi & Tren HPP (Paket Lengkap)
Setiap kali harga bahan baku naik dan itu membuat HPP suatu produk ikut naik, kamu akan mendapat notifikasi (lonceng di kanan atas). Riwayat perubahan HPP tiap produk juga dicatat otomatis dan bisa dilihat sebagai grafik Tren HPP di halaman edit produk maupun di Laporan.
7. Laporan
Halaman Laporan merangkum semuanya: rata-rata margin, jumlah produk per status, margin rata-rata per kategori, dan estimasi Break-Even (berapa unit tiap produk perlu terjual per bulan supaya menutup biaya operasional — isi dulu biaya operasional bulananmu di Pengaturan). Tabel semua produk diurutkan dari margin terendah, dan bisa diekspor ke CSV (Excel) atau PDF (cetak browser) — dua-duanya fitur Paket Lengkap.
8. Daftar Harga
Di halaman Produk, tombol Ekspor Daftar Harga membuka pratinjau daftar harga siap-bagi: pilih template (Editorial atau Menu Board), ukuran kertas (A4/A3), warna aksen, dan logo usaha — semuanya diatur di Pengaturan → Daftar Harga Publik. Dari situ kamu bisa unduh sebagai gambar PNG atau cetak/simpan sebagai PDF.
Ada juga opsi Link Daftar Harga Publik: halaman web yang bisa dibagikan ke pelangganmu, otomatis ikut ter-update setiap kali harga produk berubah — tidak perlu ekspor ulang setiap kali ada perubahan harga. Produk yang tidak ingin ditampilkan ke pembeli umum bisa disembunyikan lewat halaman edit produk masing-masing.
9. Pengaturan
Halaman Pengaturan dikelompokkan jadi tiga bagian:
- Aturan Harga & Pajak — ambang batas margin (penentu status Sehat/Waspada/Bahaya), PPh Final UMKM (kalau aktif, margin yang ditampilkan otomatis bersih pajak), dan biaya operasional bulanan (dipakai untuk estimasi Break-Even).
- Penjualan— daftar channel penjualan & komisinya, serta pengaturan Daftar Harga Publik.
- Data & Cadangan — unduh/pulihkan cadangan data, dan opsi hapus semua data (hati-hati, tidak bisa dibatalkan).
10. Cadangan Data
Di Pengaturan → Cadangan Data, kamu bisa mengunduh seluruh data usahamu (bahan baku, resep, produk, harga, channel, dan pengaturan) sebagai satu file. Simpan file ini di tempat aman — kalau suatu saat perlu, kamu bisa memulihkannya kembali kapan saja lewat menu yang sama (data yang ada saat itu akan diganti seluruhnya dengan isi cadangan, jadi selalu ada konfirmasi sebelum dijalankan).
11. Butuh Bantuan Lagi?
Cek dulu Pertanyaan Umum (FAQ), atau hubungi kami langsung lewat halaman Kontak— kami berusaha membalas dalam 1–2 hari kerja.